Wadi menjadi makanan fermentasi yang unik bagi orang Kalimantan

  • May 08, 2026
  • Silfania Niori Abigail
  • Kuliner palangkaraya

PALANGKA RAYA, JUMAT (08/05/2026)-Kalimantan memiliki banyak makanan tradisional yang masih dijaga hingga sekarang, salah satunya adalah Wadi. Makanan khas masyarakat Dayak ini dikenal dengan cita rasanya yang unik karena dibuat melalui proses fermentasi ikan menggunakan garam dan campuran beras sangrai yang disebut samu.

Wadi biasanya menggunakan ikan air tawar seperti ikan patin atau ikan baung. Proses pembuatannya memerlukan waktu beberapa hari hingga rasa asam dan gurihnya muncul. Setelah difermentasi, wadi dapat digoreng atau dimasak kembali sebelum disajikan.

Di tengah masuknya berbagai makanan modern, wadi masih menjadi hidangan favorit bagi sebagian masyarakat Kalimantan. Selain rasanya yang khas, makanan ini juga sering hadir dalam acara keluarga maupun kegiatan adat.

Beberapa warga mengatakan bahwa wadi bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi yang diwariskan turun-temurun. Karena itu, banyak masyarakat berharap kuliner khas daerah seperti wadi tetap dikenal oleh generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman.

Saat ini, wadi juga mulai diperkenalkan lebih luas melalui media sosial dan festival kuliner daerah. Dengan begitu, makanan tradisional khas Kalimantan ini diharapkan semakin dikenal masyarakat luar daerah.