Lomba Tari Kreasi Garapan Meriahkan Festival Isen Mulang 2026 di Palangka Raya

  • May 08, 2026
  • Rahmad Tanjung Saputra
  • Budaya, Hiburan

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 kembali menghadirkan berbagai perlombaan budaya yang menarik perhatian masyarakat, salah satunya Lomba Tari Kreasi Garapan Kalimantan Tengah. Perlombaan ini dilaksanakan di GOR Indoor Serbaguna Kota Palangka Raya dan menjadi salah satu agenda yang paling ramai dikunjungi selama festival berlangsung. Berbagai sanggar tari dan perwakilan daerah dari kabupaten maupun kota di Kalimantan Tengah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan menampilkan tarian kreatif bernuansa budaya Dayak.

Kegiatan ini berlangsung pada rangkaian Festival Isen Mulang 2026 yang digelar pada 20 dan 22 Mei 2026 di Kota Palangka Raya. Ribuan masyarakat, seniman, budayawan, hingga pejabat daerah hadir menyaksikan penampilan para peserta yang tampil penuh semangat dan kreativitas. Setiap kelompok menampilkan tarian dengan konsep berbeda, mulai dari cerita kehidupan masyarakat Dayak, alam Kalimantan, hingga nilai persatuan dan adat istiadat daerah.

Lomba Tari Kreasi Garapan diadakan sebagai upaya melestarikan budaya tradisional Kalimantan Tengah agar tetap dikenal generasi muda di tengah perkembangan zaman modern. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan seni budaya daerah kepada wisatawan serta meningkatkan kreativitas para pelaku seni tari. Pemerintah daerah berharap festival ini mampu menjadi wadah pengembangan budaya sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah.

Dalam pelaksanaannya, peserta dinilai berdasarkan kreativitas koreografi, kekompakan tim, teknik gerakan, kesesuaian tema budaya, kostum, dan penghayatan tari. Suasana di dalam GOR Indoor Serbaguna Kota Palangka Raya terlihat meriah dengan sorakan dan tepuk tangan penonton yang terus mengiringi setiap penampilan. Perlombaan ini menunjukkan bahwa budaya Kalimantan Tengah tetap hidup, berkembang, dan mampu dikemas secara modern tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.