Menyatu dengan Alam di Danum Bahandang: Surga Tersembunyi di Jantung Kalimantan Tengah
- May 18, 2026
- Eva Aprilia Putri
- wisata

Kalimantan Tengah menyimpan beragam keajaiban alam yang keasliannya tetap terjaga. Salah satunya adalah Danum Bahandang, lokasi wisata alam yang menggabungkan keindahan sungai berwarna merah, keanekaragaman hayati, dan kearifan lokal suku Dayak dalam satu area yang memikat. Untuk siapa saja yang ingin menemukan ketenangan jauh dari keramaian kota, tempat ini merupakan pilihan yang tepat.
Arti di Balik Nama
Dalam bahasa Dayak, Danum Bahandang berarti air yang bening dan menyegarkan. Nama ini bukan hanya sekadar sebutan, tapi juga menggambarkan kenyataan yang akan ditemui oleh setiap pengunjung begitu mereka memasuki kawasan ini. Aliran sungai yang bersih, dikelilingi pepohonan tropis yang lebat dan udara segar khas pegunungan gambut, menciptakan suasana sejuk yang langsung menenangkan pikiran.
Ciri khas lain dari daerah ini adalah warna airnya yang merah kecokelatan, mirip dengan teh atau minuman kola saat terkena sinar matahari. Fenomena ini terjadi akibat proses penguraian akar-akar pohon serta endapan tanah gambut di bagian dasar sungai, yang justru menjadi daya tarik unik bagi pengunjung.
Rute Menuju Danum Bahandang
Danum Bahandang terletak di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 38, di Desa Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, di Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pusat Palangka Raya, perjalanan darat menuju tempat ini memakan waktu sekitar satu jam.
Begitu tiba di KM 38 Jalan Tjilik Riwut, pengunjung masih harus melanjutkan perjalanan sejauh sekitar tiga kilometer melewati jalan berpasir untuk sampai di lokasi wisata. Meskipun memerlukan sedikit usaha tambahan, perjalanan ini malah menambah pengalaman petualangan sebelum menikmati keindahan alam yang ada.
Beraneka Ragam Aktivitas yang Tersedia
Danum Bahandang sangat ideal untuk berbagai jenis aktivitas wisata alam. Pengunjung bisa menikmati mandi di alam terbuka, river tubing, kegiatan outbound, hingga berkemah di lahan camping yang disediakan. Fasilitas lainnya seperti tempat menginap, ATV, pelampung, serta kamar mandi dan toilet juga telah disiapkan untuk kenyamanan pengunjung.
Selain itu, tempat ini juga memberikan kesempatan untuk menikmati variasi flora dan fauna khas hutan Kalimantan. Bersantai di pinggir sungai, berfoto dengan latar alam yang indah, atau hanya menikmati keheningan alam bersama keluarga dan teman, semuanya bisa dilakukan di sini. Suasananya yang tenang menjadikan Danum Bahandang sangat cocok untuk kegiatan healing, rekreasi santai, atau wisata edukasi alam.
Mempunyai Kekayaan Budaya dan Kearifan Lokal
Danum Bahandang tidak hanya berfokus pada keindahan alam. Tempat ini juga memiliki kekayaan budaya yang terjaga, dengan banyak penduduk lokal adalah suku Dayak. Nilai-nilai kearifan lokal sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga tempat ini menjadi wadah kebersamaan yang berarti dan juga bagian dari usaha pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Dari Tradisi Masyarakat Hingga Tujuan Wisata
Asal usul Danum Bahandang sebagai destinasi wisata berawal dari kebiasaan sederhana masyarakat setempat yang suka memancing dan berenang di sekitar sungai. Ide untuk mengembangkannya menjadi objek wisata muncul setelah melihat keberhasilan Wisata Kalimantan Hutan Itah (Kahui) yang mampu menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah.
Sejak dibuka secara resmi di awal tahun 2021, Danum Bahandang terus maju dan semakin populer. Pada hari biasa, rata-rata jumlah pengunjung tidak lebih dari 100 orang. Namun, saat akhir pekan atau waktu liburan, jumlah pengunjung dapat meningkat hingga lebih dari 200 orang per hari, bahkan bisa mencapai 1. 000 orang pada hari Lebaran. Saat ini, Danum Bahandang tidak hanya menjadi pilihan bagi wisatawan lokal, namun juga berhasil menarik minat pengunjung dari luar negeri.
Untuk para wisatawan yang datang ke Palangka Raya, Danum Bahandang merupakan tempat yang harus dikunjungi. Akses yang mudah, suasana alami, dan ketenangan tempat ini menawarkan pengalaman berwisata yang sederhana tetapi tak terlupakan. Sebuah oasis kecil di tengah hutan Kalimantan yang siap untuk dijelajahi.