Kebakaran Hebat di Jalan Murjani kota palangka raya, puluhan Rumah Hangus dan Warga Mengungsi di masjid Al-Aqsa

  • May 16, 2026
  • Plorida Wulandari
  • Kebakaran

Kebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Dr. Murjani, Gang Suka Maju II, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada Selasa, 10 Maret 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa. Api dengan cepat membesar dan melalap permukiman warga yang berada di kawasan padat penduduk.  

Kebakaran tersebut menyebabkan puluhan rumah warga hangus terbakar. Berdasarkan data sementara, sekitar 36 sampai 40 kepala keluarga terdampak dengan jumlah korban kebakaran mencapai lebih dari 120 jiwa. Beberapa rumah mengalami kerusakan berat hingga habis terbakar, sementara rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat api yang cepat menyebar.  

Api diketahui mulai muncul saat warga sedang bersiap berbuka puasa dan menunaikan salat Magrib. Karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu dan jarak rumah saling berdekatan, kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lain. Selain itu, angin kencang membuat api semakin sulit dikendalikan oleh warga maupun petugas pemadam kebakaran.

Setelah menerima laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran, relawan, aparat kepolisian, dan masyarakat sekitar langsung datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlalu besar dan akses menuju lokasi cukup sempit. Para petugas harus berjibaku memadamkan api agar tidak menyebar lebih luas lagi.  

Akibat kebakaran tersebut, banyak warga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga mereka. Sebagian warga kemudian mengungsi sementara di Masjid Al-Aqsa untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan. Pemerintah Kota Palangka Raya juga memberikan bantuan berupa sembako dan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran.  

Hingga setelah kejadian berlangsung, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara kebakaran bisa disebabkan oleh korsleting listrik atau faktor lain yang memicu munculnya api di kawasan permukiman tersebut.